Adanya kompetisi yang ketat dari masing-masing bank dalam memberikan layanan digital, baik yang dilakukan oleh bank digital murni maupun oleh bank umum lewat digital banking-nya akan semakin agresif dan mewarnai lanskap perbankan di masa depan. Segala transaksi dan layanan perbankan akan berada dalam satu genggaman, lewat perangkat smartphone. Kenyamanan dan kemudahan yang dirasakan nasabah akan semakin sempurna jika sektor keuangan dalam satu grup terintegrasi dalam satu layanan digitalisasi.
Bertolak dari kemajuan pesat layanan digital banking saat ini,
Majalah Investor (group dari Berita Satu Media Holdings) dan Intellectual Business Community menggelar pemeringkatan dan pemberian penghargaan untuk layanan digital, baik yang dilakukan oleh bank digital murni maupun bank-bank umum yang sudah mendigitalisasi layanan dan operasionalnya.
Pemeringkatan dan Penghargaan ini bertujuan untuk:
Pemeringkatan dan Penghargaan ini dilakukan oleh Tim Juri yang berkompeten dan profesional di bidang digitalisasi perbankan dan ahli dalam teknologi informasi.
Pemeringkatan menggunakan kriteria yang terdapat dalam “Cetak Biru Tranformasi Digital Perbankan” dari OJK serta berdasarkan pengolahan data sekunder yang dilakukan oleh Tim Riset Berita Satu Media Holdings.
Ketua: Dr. dr. Bayu Prawira Hie, MBA
Anggota: Hermawan Thendean
Anggota: Rico Usthavia Frans
Anggota: Bari Arijono
Anggota: Suria Dharma
Anggota: Primus DorimuluKriteria penilaian mengacu pada enam (6) dimensi utama kematangan digital serta sub-sub dimensi (21 sub-dimensi) yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, meliputi:
Data Protection
Data Transfer
Data Governance
Data Protection Officer
Tata Kelola TI
Technology Architecture
Emerging Technology
and Application
IT Risk Management
Outsourcing
Cybersecurity
Platform Sharing
Kerjasama Lembaga
Keuangan dan
Non-Lembaga Keuangan
Finance & Investment
Culture
Leadership
Organizational Design
Talent
Customer Engagement
Customer Experience
Customer Insight
Customer Trust
and Perception
Customer with
Disabilities
Kriteria yang digunakan dalam penilaian adalah kriteria DMAB
(Digital Maturity Assessment of Banks) dari OJK
termasuk semua definisi dan penjelasan yang diuraikan dalam cetak biru tersebut.
DISCLAIMER: Perlu ditegaskan, bahwa OJK tidak terlibat dalam proses penilaian ini, dan pemberian award ini bukan merupakan representasi OJK.
Yang dilakukan oleh pihak kandidat, untuk menilai setiap sub kriteria, dengan menyertakan alasan dan bukti-bukti pendukung, melalui link: https://s.id/DBA-SELF
(Ada masukan dari publik) untuk menilai setiap sub kriteria, dengan menyertakan alasan dan bukti-bukti pendukung, melalui link: https://s.id/DBA-PUBLIC
Tim Juri mengadakan penilaian berdasarkan ekspertis tim juri serta masukan dari self-asessment dan public assessment, ditambah dengan interview untuk beberapa kategori/nominasi.
Investor.id - Executive Vice President Application Management and Operation Division, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), I Nyoman Sugiri Yasa mengungkapkan, BRI memiliki program jangka panjang transformasi digital. Program tersebut diwujudkan melalu pengembangan aplikasi BRIvolution.
Investor.id - Digital Transformation Expert, Bayu Prawira Hie mengungkapkan tantangan paling utama transformasi digital adalah mindset. Bagi bank konvensional, terlebih bank besar memiliki legacy yang berbeda dari bank kecil. Untuk mengubah bisnis model menjadi bank yang fully digital tidak mudah, karena memiliki jumlah nasabah yang besar dengan segmentasi berbeda-beda.
BeritaSatu - Seluruh perbankan yang saat ini berjumlah 107 entitas, berlomba memberikan layanan digital terbaik untuk para nasabah, sekaligus menjaring calon nasabah. Berbagai aplikasi m-Banking dikembangkan untuk memudahkan dan memberikan kenyamanan. Beberapa bank besar juga mengembangkan super apps sebagai upaya untuk memperluas penawaran layanan kepada nasabah.
Adanya kompetisi yang ketat dari masing-masing bank dalam memberikan layanan digital, baik yang dilakukan oleh bank digital murni maupun oleh bank umum lewat digital banking-nya akan semakin agresif dan mewarnai lanskap perbankan di masa depan. Berikut adalah tahap interviu beberapa bank yang telah dilaksanakan pada 06-07 Jun 2022.
BeritaSatu - Bank digital lebih mengandalkan dari nasabah ritel atau kredit konsumer serta pasar mikro pasar mikro dan generasi milenial ... . Bank digital, kata Suria, akan fokus pada nasabah-nasabah ritel atau kredit konsumer serta pasar mikro.
Investor.id - Acara ini juga bertujuan untuk membantu pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan dalam mendorong transformasi digital sektor perbankan, mendorong bank-bank untuk memperbaiki kualitas layanan digital, mendorong terjadinya akselerasi pembentukan ekosistem digital perbankan di Indonesia, serta sebagai ajang untuk memacu setiap bank bertranformasi digital secara komprehensif," kata Bayu Prawira Hie, Digital Transformation Expert, dalam keterangannya, Selasa (8/3/2022).
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri melalui metode Self Assesment, Public Assessment, serta Penilaian Tim Juri dari kriteria yang mengacu pada enam (6) indikator utama kematangan digital serta sub-sub indikator (21 sub-indikator) yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, berikut data hasil pemenang pada Digital Banking Awards 2022
BANK MANDIRI
Hasil Best Digital Banking berdasarkan kategori adalah sebagai berikut
Dimensi Data :
BANK RAKYAT INDONESIA
Dimensi Teknologi :
BANK MANDIRI
Dimensi Manajemen Risiko :
BANK CENTRAL ASIA
Dimensi Kolaborasi :
BANK MANDIRI
Dimensi Tatanan Institusi :
BANK NEGARA INDONESIA
Dimensi Customer:
BANK CENTRAL ASIA
Dimensi Data :
- BANK DANAMON
- BANK UOB INDONESIA
Dimensi Teknologi :
BANK PERMATA
Dimensi Manajemen Risiko :
BANK TABUNGAN NEGARA
Dimensi Kolaborasi :
BANK MEGA
Dimensi Tatanan Institusi :
- BANK MAYBANK INDONESIA
- BANK UOB INDONESIA
Dimensi Customer:
BANK CIMB NIAGA
Dimensi Teknologi :
BANK DBS INDONESIA
Dimensi Manajemen Risiko :
BANK KEB HANA INDONESIA
Dimensi Kolaborasi :
BANK MAYAPADA INTERNASIONAL
Dimensi Customer:
BANK DBS INDONESIA
Dimensi Data :
BANK CTBC INDONESIA
Dimensi Teknologi :
BANK COMMONWEALTH
Dimensi Manajemen Risiko :
BANK OKE INDONESIA
Dimensi Kolaborasi :
BANK SAHABAT SAMPOERNA
Dimensi Tatanan Institusi :
BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL
Dimensi Customer:
BANK MNC INTERNASIONAL
Dimensi Data :
BANK BPD JAWA BARAT DAN BANTEN
Dimensi Teknologi :
BANK BPD JAWA TENGAH
Dimensi Manajemen Risiko :
BANK DKI
Dimensi Kolaborasi :
BANK BPD NUSA TENGGARA TIMUR
Dimensi Tatanan Institusi :
BANK KALIMANTAN TENGAH
Dimensi Customer:
BANK JAWA BARAT DAN BANTEN
Dimensi Data :
BANK BTPN SYARIAH
Dimensi Teknologi :
BANK BCA SYARIAH
Dimensi Manajemen Risiko :
BANK JABAR BANTEN SYARIAH
Dimensi Kolaborasi :
BANK BTPN SYARIAH
Dimensi Tatanan Institusi :
BANK SYARIAH INDONESIA
Dimensi Customer:
BANK SYARIAH INDONESIA
Dimensi Data :
BANK RAYA INDONESIA
Dimensi Teknologi :
BANK DIGITAL BCA
Dimensi Manajemen Risiko :
BANK NEO COMMERCE
Dimensi Kolaborasi :
BANK JAGO
Dimensi Tatanan Institusi :
BANK JAGO
Dimensi Customer:
BANK NEO COMMERCE
Perusahaan/Media penyelenggara Digital Banking Awards 2022
Formulir berikut ini adalah formulir penilaian sendiri (self-assessment)
atau penilaian pihak lain (pribadi, konsumen, partner usaha) dari bank
yang dinilai, yang akan digunakan oleh Dewan Juri sebagai bahan
dalam menilai.
Periode untuk pengisian self-assessment dan public assessment adalah
mulai dari 9 Maret 2022 dan ditutup pada 31 Maret 2022.